Jaringan Pertemanan

12 03 2009

facebook1

Ada dua situs web jaringan sosial yang selama ini dikenal dikalangan orang-orang yang berkecimpung di internet yaitu Friendster dan Facebook. Dalam situs Alexa.com,Facebook berada di posisi kelima dari 500 top situs secara global sedangkan Friendster sendiri berada pada posisi 39. Di Indonesia sendiri popularitas Facebook masih kalah dengan Friendster. Friendster berada pada posisi ketiga di bawah Google sedangkan Facebook berada tiga peringkat di bawah yakni pada posisi ke delapan

Fenomena Facebook memang patut menjadi perhatian karena situs web jaringan sosial yang didirikan pada 4 Februari 2004 oleh Mark Zuckerberg, seorang lulusan Harvard yang katanya keturunan YAHUDI dapat menyaingi Friendster yang telah lebih dulu berdiri (2002).Terlepas dari kontroversi bahwa facebook yang katanya digunakan YAHUDI untuk kepentingan Negara ZIONIS ini untuk menghancurkan ISLAM, kita coba merenungkan kembali apa yang menjadi inti dari sebuah web yang namaya FACEBOOK ini.

Situs web ini menghubungkan dengan orang yang mereka kenal dan sudah lama tidak bertemu. Biasanya terjadi bila sudah lulus dari sekolah atau keluar dari suatu komunitas sosial tertentu yang mengakibatkan jarang bertemu lagi sehingga dengan adanya situs jaringan sosial menjadi media saling bersilahturahmi di tengah keterbatasan ruang dan waktu yang memungkinkan untuk bertemu.

 

Dalam surat Al-Ra’ad ayat 21 yang artinya: ”Dan orang-orang yang yang menghubungkan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan (silaturahim) dan mereka takut kepada Tuhannya dan takut kepada hisab yang buruk.

Silaturahmi merupakan perintah dari Allah kepada kita makhluk-Nya untuk bersosialisasi dengan orang lain, apalagi hal ini diperkuat dengan sabda Rasulullah

 “Barangsiapa yang merasa senang dengan nikmatnya yang bertambah dan lamanya hidup diperpanjang, maka biasakanlah bersilaturahmi” (HR Bukhari).

“Pelajarilah (yang cukup) silsilahmu, agar kamu bisa membina tali silaturahmi, karena ,membina tali silaturahmi menambah jalinan kasih sayang diantara keluarga-keluarga, memperbanyak kekayaan dan memperpanjang umur (HR. At Tirmidzi)

“Barangsiapa yang senang dengan lama hidupnya yang bertambah, dan rizki yang bertambah, dan kematian yang jahat akan dihindarkan darinya, maka bertakwalah kepada Alloh, dan binalah tali silaturahmi.” (HR Ahmad)

Terlepas dari kekurangan atau kelebihan situs jaringan sosial tersebut ada nilai yang terkandung didalamnya yakni NILAI SILATURAHMI. Nilai-nilai silaturahmi inilah yang menjadi nilai penting dari situs web jaringan sosial. Silaturahmi tidak mengharuskan saling bersalam-salaman ataupun bertatap muka namun tetapi dapat melalui dengan berbagai cara melalui internet misalnya. Meskipun banyak yang memanfaatkan situs web jaringan sosial untuk hal-hal yang negatif tetapi banyak juga hal positif yang dapat diambil. Banyak pengalaman dari beberapa orang yang menemukan teman lamanya entah teman di SD, SMP, SMA, teman kuliah. Lantas berkat situs web jaringan sosial ini tali silaturahmi mereka kembali terbina.

Inilah trend baru untuk model hidup bermasyarakat yang perlu dianalisa oleh para ahli sosial dan juga para ulama kita yang sudah kenal dengan dunia Informasi Teknologi. Mungkin ini juga sebagai tamparan keras buat kita umat ISLAM, bahwa orang-orang diluar ISLAM sudah menganalisa perkembangan ini jauh didepan kita, padahal sudah jauh-jauh Rasulullah mengingatkan kita tentang hal tersebut.

Perkembangan sosial kemasyarakatan yang muncul di negara kita bahkan mungkin juga di negara lain yaitu dengan sikap cuek terhadap lingkungannya kemudian antara tetangga dengan tetangga yang lain tidak saling kenal. Hal itu pun tidak bisa kita salahkan sepenuhnya pada mereka karena secara sunatullah dengan kesibukannya masing-masing mereka tidak sempat untuk bertegur sapa dan bersilaturahmi dengan yang lain. Kalaupun ada hari libur, itu digunakan untuk bercengkrama dengan keluarganya.

Alangkah baiknya mulai dari sekarang kita intropeksi diri pentingnya sebuah kata yang namanya “SILATURAHMI”, demikian juga dengan para sosiolog, ilmuwan-ilmuwan, ulama dan segenap umat ISLAM untuk lebih ber “INOVASI” dalam mengimplementasikan apa-apa yang diperintahkan Allah dalam Al-Qur’an dan ucapan Rasullah agar tidak kecolongan lagi oleh umat lain diluar kita.

JoMulyo


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: