Keuangan

Sehubungan dengan Anggaran Dasar yayasan yang tercantum dalam Akta Notaris Pasal 11 tentang Pertanggungan Jawab dan Pembukuan disebutkan bahwa :

1. Tentang kekayaan/keuangan yayasan diselenggarakan pembukuan yang sesuai dengan maksud dan berbagai usaha yang dikerjakan oleh yayasan.

2. Tahun buku yayasan dimulai tanggal satu Januari dan berakhir pada tanggal tiga puluh satu Desember tiap-tiap tahun, … (selengkapnya lihat di Akta Notaris)

3. Pada akhir tiap-tiap tahun buku oleh Bendahara dilakukan penutupan buku-buku dan disiapkan neraca perhitungan hasil usaha serta sisa usaha.

4. Jika neraca dan perhitungan hasil usaha serta sisa usaha tersebut diterima baik oleh oleh Badan Pengurus, maka tiap-tiap anggota harus membubuhkan tanda tangan diatas neraca dan perhitungan hasil usaha serta sisa usaha tersebut.

5. Penerimaan baik dari neraca dan perhitungan hasil usaha serta sisa usaha tersebut oleh Badan Pengurus berarti setiap anggota telah dibebaskan dari setiap pertanggung jawab mengenai tahun yang lampau.

Beserta Anggaran Dasar Yayasan Pasal 5 tentang Kekayaan/Pendapatan disebutkan Kekayaan dan pendapatan yayasan terdiri dari :

1. Ayat 2 ”Sumbangan, hibah, hibah wasiat, derma dan lain-lain dari masyarakat yang sifatnya tidak mengikat”

2. Ayat 3 ”Bantuan dari Pemerintah serta badan-badan lain baik berupa subsidi yang berulang maupun yang diterima dengan sekaligus”

Maka segala administrasi Pembukuan Keuangan yayasan yang berhubungan dengan kegiatan yayasan diperoleh dari

1. Masyarakat

2. Instansi Pemerintah

3. Bantuan Luar Negeri

4. Pengembangan Usaha Mandiri

Dipusatkan dengan dibuatkannya rekening Yayasan Pendidikan Islam Al-Muhajir di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Subang dengan nomor 0123-01-0235302-50-7.




%d blogger menyukai ini: